Berita Bola Terbaru & Agen Bola Terpercaya

Liga 1 Gojek Traveloka Terancam Bubar Lebih Cepat

Liga 1 Gojek Traveloka

Agen Bola Terpercaya – Kompetisi sepakbola kasta tertinggi yang ada di Indonesia, Liga 1 Gojek Traveloka, yang tinggal menyisakan tujuh pertandingan lagi dan terancam terhenti di tengah jalan. Pasalnya, ada 15 klub yang siap mundur dari Liga 1 karena melihat adanya beberapa kejanggalan.

Ke-15 klub itu bersatu dalam satu grup yang bernama Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia [FKSPI]. Klub-klub itu adalah Arema FC, Barito Putera, Bhayangkara FC, Madura United, Mitra Kukar, Persegres Gresik, Persela Lamongan, Perseru Serui, Persiba Balikpapan, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, PSM Makassar, Borneo FC, Semen Padang dan Sriwijaya FC.

Seperti yang sudah dilansir dari Agen Judi Online dan Bandarligabola.com beberapa waktu yang lalu.

Liga 1 Gojek Traveloka Terancam Bubar Lebih Cepat

Namun, ada tiga klub yang tidak ikut serta yakni Bali United, PS TNI dan Persib Bandung. Ke-15 tim tersebut mengancam akan mundur karena merasa PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dinilai tak transparan.

Selain itu, mereka juga menilai PT LIB tidak berkomitmen dengan perjanjian terkait beberapa aspek yang sudah disepakati sebelumnya. Aspek-aspek itu diantaranya adalah aspek bisnis, teknis dan legal.

“Garis besarnya, di awal kompetisi sebelumnya saat ada pertemuan. Apa yang diharapkan kepada operator jadi ekspektasi apa yang diberikan. Siapa yang mengelola aturan bagaimana, ada beberapa komitmen di awal ada perbedaan.” Tutur Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade di Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Baca juga : Mengenang Masa Kejayaan Liverpool dan AC Milan di Liga Champions

Klub-klub tersebut sebenarnya sudah beberapa kali menyampaikan keluhan terkait tersebut. Sayangnya tak ada tanggapan dari pihak terkait

PT LIB sendiri dianggap kurang transparan terkait sponsor keuangan, besaran subsidi, jaminan hukum dan transparansi aturan. Sementara itu perjanjian kesepakatan atau legal standing dari awal kompetisi yang sudah ditandatangani oleh klub justru tidak dikembalikan lagi oleh PT LIB. Sehingga klub-klub kesulitan mengetahui tanggung jawab dan menagih hak mereka.

Gede lantas mencontohkan soal aturan yang merugikan klub-klub, yakni soal gaji pemain yang dipanggil ke tim nasional (timnas) Indonesia. Kesepakatannya sebelumnya bersama PT LIB adalah bahwa pemain yang dipanggil timnas gajinya akan ditanggung. Akan tetapi sampai saat ini hal itu tidak terealisasi.

Agen Sabung Ayam | Sabung Ayam Online | Agen Bola Terpercaya | Agen Betting Terpercaya | Agen Casino Online | Bola Tangkas Online | Tembak Ikan Online | Agen Fish Hunter| Adu Banteng Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *