Berita Bola Terbaru & Agen Bola Terpercaya

Mengenang Masa Kejayaan Liverpool dan AC Milan di Liga Champions

Liverpool dan AC Milan

Agen Bola Terprecaya – Wajar jika dua klub di atas mempunyai banyak pendukung diseluruh dunia, termasuk di Indonesia.  Sebab, Liverpool dan AC Milan adalah di antara klub tersukses. Liverpool sendiri sudah mengoleksi lima gelar Liga Champions dan 18 gelar di Premier League. Dalam hal ini Milan lebih unggul, mereka berhasil tujuh kali menjuarai Liga Champions dan 18 kali menjuarai Serie A.

Apalagi kedua tim ini pernah telah menyajikan drama yang tak mungkin terlupakan oleh pecinta sepakbola, yaitu ketika bertemu di final Liga Champions pada tahun 2005 silam. Malam itu sungguh menyita jutaan mata pencinta sepakbola dan masih terkenang sampai saat ini.

Seperti yang sudah dirangkum dari Agen Judi Online dan Bandarligabola.com beberapa waktu yang lalu.

Mengenang Masa Kejayaan Liverpool dan AC Milan di Liga Champions

Pada malam final yang tersaji di Stadion  Kemal Ataturk, Istanbul itu, Milan sempat membantai Liverpool. Milan sempat unggul 3-0 di babak pertama. Hasil itu membuat kubu Milan sangat percaya diri akan merenggut trofi.

Tapi di babak kedua semua berubah. Steven Gerrard tampil menjadi inspirasi kebangkitan dengan gol tandukan usai sembilan menit babak kedua berjalan. Tak lama berselang, tendangan keras jarak jauh Vladimir Smicer kembali mengoyak gawang Milan.

Ketika Milan belum sempat menata mental, pada menit ke-60, Gerrard dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Gennaro Gattuso. Penalti, dan  Xabi Alonso berhasil membuat skor kembali imbang 3-3.

Baca juga : Kabar Tentang Carlo Ancelotti Setelah Di Pecat Bayern Munich

Setelah tak ada pemenang selama 90 menit dan babak tambahan 30 menit, juara Liga Champions harus ditentukan lewat drama adu penalti. Liverpool pada akhirnya mampu menang dengan skor 2-3 dalam drama adu penalti. Malam penuh ‘Mukjizat’ ini  kemudian diabadikan dalam sebuah film ‘Fifteen Minutes That Shook The World.’.

Drama antara kedua tim di panggung Liga Champions tidak selesai sampai di situ. Dua tahun kemudian, tim asuhan Carlo Ancelotti kembali menghadapi Liverpool dan mereka berhasil membalas kekalahan sebelumnya dengan skor 2-1 di Athena.

Setelah itu, Liverpool dan Milan tak pernah bertemu lagi di laga resmi. Bahkan prestasi Liverpool dan Milan terus mengalami penurunan.

Agen Sabung Ayam | Sabung Ayam Online | Agen Bola Terpercaya | Agen Betting Terpercaya | Agen Casino Online | Bola Tangkas Online | Tembak Ikan Online | Agen Fish Hunter| Adu Banteng Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *